Cara Menggunakan Thermal Camera ESP32 untuk Membaca Suhu

Kamera thermal bisa menjadi pilihan menarik ketika kita ingin melihat suhu suatu objek tanpa harus menyentuhnya secara langsung. Berbeda dengan sensor suhu biasa yang umumnya hanya memberikan satu nilai suhu, thermal camera dapat membaca suhu dari banyak titik sekaligus dan menampilkannya dalam bentuk gambar thermal. Dengan begitu, kita bisa melihat bagian mana yang lebih panas atau lebih dingin dari suatu objek.

Salah satu modul yang bisa digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah Thermal Camera ESP32 Module dari Waveshare. Modul ini menggabungkan ESP32-S3 dengan sensor thermal beresolusi 80 × 62 pixel, sehingga hasil pembacaan suhu dapat diproses langsung oleh mikrokontroler. Pada artikel ini, kita akan membahas cara menggunakan modul tersebut untuk membaca suhu, mulai dari mengenal perangkat, menyiapkan koneksi, hingga menjalankan program untuk melihat hasil pembacaan thermal.

Mengenal Thermal Camera ESP32 Module

Thermal Camera ESP32 Module dari Waveshare merupakan modul yang menggabungkan ESP32-S3-WROOM-1 dengan sensor kamera thermal. Sensor ini memiliki resolusi 80 × 62 pixel, sehingga setiap frame berisi ribuan titik pembacaan suhu yang bisa digunakan untuk membentuk gambar thermal. Modul ini juga sudah dilengkapi koneksi Wi-Fi 2,4 GHz, Bluetooth 5 LE, serta memori 8 MB PSRAM dan 16 MB Flash, sehingga cukup fleksibel untuk dikembangkan menjadi berbagai proyek berbasis thermal imaging.

Untuk komunikasi dengan sensor thermal, ESP32-S3 menggunakan antarmuka SPI. Data dari sensor kemudian dapat diproses oleh ESP32 untuk menghasilkan informasi suhu dan gambar thermal. Waveshare juga menyediakan contoh program dan dokumentasi untuk modul ini, sehingga kita tidak perlu memulai semuanya dari nol. Detail spesifikasi dan dokumentasi lengkapnya bisa dilihat di Wiki resmi Thermal Camera ESP32 Module dari Waveshare.

Komponen yang Dibutuhkan

Sebelum mulai menggunakan Thermal Camera ESP32 untuk membaca suhu, siapkan beberapa komponen utama agar proses pengujian bisa langsung dilakukan. Komponen yang dibutuhkan cukup sederhana karena sensor thermal dan ESP32-S3 sudah berada dalam satu modul, sehingga kita tidak perlu merakit sensor secara terpisah. Berikut komponen yang perlu disiapkan:

KomponenKeterangan
Thermal Camera ESP32 ModuleModul utama dengan ESP32-S3 dan sensor thermal
Kabel USB Type-CUntuk menghubungkan modul ke komputer sekaligus memberikan daya
Komputer/LaptopDigunakan untuk upload program dan melihat hasil pengujian
Objek yang akan diukurBisa berupa tangan, adaptor, komponen elektronik, atau benda lainnya

Untuk tahap awal, kabel USB Type-C sudah cukup untuk menyalakan modul, sehingga belum perlu menggunakan baterai. Jika nantinya modul ingin dibuat menjadi perangkat portable, sumber daya baterai juga bisa digunakan karena modul menyediakan koneksi untuk baterai Li-ion. Sebagai referensi tambahan mengenai penggunaan baterai dan BMS pada proyek ESP32, kamu bisa melihat Cara Membuat Catu Daya ESP32-C3 Mini Menggunakan Baterai Li-ion dan BMS.

Cara Menghubungkan Thermal Camera ESP32 ke Komputer

Thermal Camera ESP32 Module tidak membutuhkan banyak wiring untuk pengujian awal karena ESP32-S3 dan sensor thermal sudah berada dalam satu board. Cukup hubungkan modul ke komputer menggunakan kabel USB Type-C pada port USB yang tersedia. Koneksi ini digunakan untuk memberikan daya sekaligus memungkinkan kita mengunggah program ke ESP32-S3. Setelah terhubung, pastikan modul terdeteksi oleh komputer sebelum masuk ke tahap pemrograman.

Software yang Dibutuhkan untuk Thermal Camera ESP32

Untuk memprogram Thermal Camera ESP32 Module, kita bisa menggunakan ESP-IDF karena Waveshare menyediakan contoh program dan demo yang memang ditujukan untuk ESP32-S3 pada modul ini. Selain ESP-IDF, siapkan juga driver USB jika komputer belum mengenali board serta source code demo dari Waveshare. Dengan menggunakan contoh yang sudah tersedia, proses pengujian menjadi lebih mudah karena kita bisa fokus melihat hasil pembacaan thermal tanpa harus membuat komunikasi antara ESP32-S3 dan sensor dari awal. Dokumentasi dan source code yang dibutuhkan dapat ditemukan di Wiki resmi Thermal Camera ESP32 Module.

Program Thermal Camera ESP32 untuk Membaca Suhu

Untuk pengujian awal, kita bisa menggunakan firmware demo yang sudah disediakan Waveshare. Project ini dibuat menggunakan ESP-IDF dan menangani komunikasi antara ESP32-S3 dengan modul thermal melalui SPI, kemudian mengirimkan data thermal melalui jaringan. Waveshare menyediakan source code tersebut agar pengguna tidak perlu membuat driver sensor dari awal. Repository resminya juga mencantumkan dukungan untuk konfigurasi Wi-Fi serta pengiriman data thermal melalui TCP/IP.

Source code dapat diambil dari repository resmi Thermal-ESP32-Demo milik Waveshare. Setelah project diunduh, buka folder senxorESP32S3 menggunakan VS Code yang sudah terpasang ESP-IDF. Waveshare mendokumentasikan penggunaan ESP-IDF untuk project ini, termasuk konfigurasi board, pengaturan PSRAM, proses build, dan flashing firmware ke ESP32-S3.

Program Thermal Camera ESP32 untuk Membaca Suhu

Untuk pengujian awal, kita bisa menggunakan firmware demo yang sudah disediakan Waveshare. Project ini dibuat menggunakan ESP-IDF dan menangani komunikasi antara ESP32-S3 dengan modul thermal melalui SPI, kemudian mengirimkan data thermal melalui jaringan. Waveshare menyediakan source code tersebut agar pengguna tidak perlu membuat driver sensor dari awal. Repository resminya juga mencantumkan dukungan untuk konfigurasi Wi-Fi serta pengiriman data thermal melalui TCP/IP.

Source code dapat diambil dari repository resmi Thermal-ESP32-Demo milik Waveshare. Setelah project diunduh, buka folder senxorESP32S3 menggunakan VS Code yang sudah terpasang ESP-IDF. Waveshare mendokumentasikan penggunaan ESP-IDF untuk project ini, termasuk konfigurasi board, pengaturan PSRAM, proses build, dan flashing firmware ke ESP32-S3.

Konfigurasi dan Upload Program

Setelah project demo Waveshare diunduh, buka folder SENXORESP32S3 menggunakan VS Code dengan ekstensi ESP-IDF. Pilih ESP-IDF v5.2.3, tentukan board ESP32-S3, lalu pilih COM port sesuai perangkat yang terdeteksi di komputer. Setelah konfigurasi selesai, klik Build Project untuk melakukan kompilasi dan Flash Device untuk mengunggah firmware ke Thermal Camera ESP32. Waveshare memang menyediakan alur ini sebagai cara resmi untuk menjalankan demo pada modulnya, jadi kita tidak perlu menulis ulang source code sensor dari awal.

Melihat Hasil Thermal Camera ESP32 melalui WiFi

Setelah firmware berhasil di-upload, Thermal Camera ESP32 bisa digunakan tanpa harus terus terhubung ke USB. Modul menyediakan koneksi Wi-Fi sehingga hasil gambar thermal dapat dikirim ke komputer untuk dilihat secara langsung. Pada mode AP, modul membuat hotspot bernama WSThermal dengan password 12345678, kemudian komputer dapat terhubung ke alamat 192.168.4.1:3333 untuk melihat preview thermal. Jika menggunakan mode STA, komputer dan modul cukup berada di jaringan Wi-Fi yang sama, lalu alamat IP modul dimasukkan ke software Waveshare untuk menampilkan hasil thermal.

Membaca Suhu dari Gambar Thermal

Hasil dari Thermal Camera ESP32 tidak hanya berupa satu angka suhu, tetapi juga berupa gambar thermal yang menunjukkan distribusi suhu pada area yang terlihat oleh sensor. Setiap bagian gambar mewakili pembacaan suhu yang berbeda, sehingga kita bisa membandingkan area yang lebih panas dan lebih dingin pada objek. Dengan cara ini, thermal camera lebih cocok digunakan untuk mencari sumber panas, melihat perbedaan suhu permukaan, atau memantau perubahan suhu secara visual.

Kesimpulan

Thermal Camera ESP32 bisa menjadi pilihan menarik untuk membuat sistem yang dapat membaca dan memvisualisasikan suhu tanpa harus menyentuh objek secara langsung. Dengan menggabungkan sensor thermal dan ESP32-S3, modul ini mampu menangkap distribusi suhu dalam bentuk gambar thermal yang lebih informatif dibandingkan sensor suhu biasa. Proses pengujian juga cukup praktis karena firmware demo dari Waveshare sudah tersedia dan hasil thermal dapat dikirim melalui Wi-Fi.

Dengan mengikuti langkah pada artikel ini, kita sudah bisa mulai mengenal cara kerja dan menggunakan Thermal Camera ESP32 untuk membaca suhu. Selanjutnya, modul ini masih bisa dikembangkan menjadi berbagai proyek monitoring atau sistem thermal imaging yang lebih interaktif.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau Cetak PCB Custom? Cek Biaya