
Pernah kepikiran bagaimana remote TV bisa mengirim perintah tanpa kabel, padahal kita tinggal pencet tombol dan perangkat langsung merespons? Nah, di balik komunikasi sederhana tersebut ada teknologi infrared (IR) yang ternyata cukup menarik untuk dipelajari, terutama kalau kamu sedang bermain dengan mikrokontroler seperti ESP32.
Pada proyek elektronika, komunikasi infrared bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat remote control sendiri, membaca sinyal remote, sampai mengendalikan perangkat elektronik dari mikrokontroler. Untuk membuat sistem seperti ini, kita membutuhkan dua bagian utama, yaitu IR receiver untuk menangkap sinyal dan IR transmitter untuk memancarkannya kembali.
Pada rangkaian kali ini, bagian penerima menggunakan VS1838B, sedangkan bagian pemancar menggunakan LED infrared yang dikendalikan transistor MMBT2222A. Keduanya dihubungkan ke mikrokontroler melalui jalur RX dan TX, sehingga mikrokontroler bisa menerima sekaligus mengirimkan sinyal infrared.
Menariknya, rangkaian ini sebenarnya cukup sederhana. VS1838B bertugas menjadi “telinga” yang menangkap sinyal IR, sementara LED infrared menjadi “mulut” yang mengirimkan sinyal. Lalu, MMBT2222A berperan sebagai sakelar elektronik untuk membantu mengendalikan LED tersebut. Jadi, sebelum masuk ke bagian pemrograman, kita kenalan dulu dengan rangkaian dan cara kerja masing-masing komponennya.
Mengenal Komponen pada Rangkaian Infrared Transmitter Receiver
Sebelum masuk ke proses perakitan, kita kenalan dulu dengan komponen yang digunakan pada rangkaian ini. Meskipun terlihat sederhana, setiap komponen punya tugas masing-masing agar proses menerima dan mengirim sinyal infrared bisa berjalan dengan baik. Kalau dianalogikan seperti komunikasi manusia, VS1838B bisa dianggap sebagai telinga yang bertugas menangkap sinyal, LED infrared menjadi mulut yang memancarkan sinyal, sedangkan MMBT2222A berperan sebagai sakelar elektronik yang membantu mengendalikan LED tersebut. Semua proses ini kemudian dikendalikan oleh mikrokontroler sebagai otak dari sistem.
VS1838B sebagai Infrared Receiver
VS1838B merupakan sensor penerima infrared yang cukup populer digunakan dalam berbagai proyek elektronika, terutama untuk membaca sinyal dari remote control. Saat tombol remote ditekan, remote akan memancarkan cahaya infrared yang kemudian ditangkap oleh VS1838B. Sensor ini tidak hanya menangkap cahaya infrared begitu saja, tetapi juga memiliki rangkaian internal untuk memproses sinyal IR termodulasi sehingga keluarannya bisa langsung dibaca oleh mikrokontroler. Umumnya VS1838B memiliki tiga pin utama, yaitu VCC, GND, dan OUT. Pin VCC digunakan untuk memberikan suplai tegangan, GND sebagai ground, sedangkan OUT menjadi jalur keluaran sinyal yang nantinya dihubungkan ke pin input mikrokontroler. Jadi, ketika ada sinyal dari remote, VS1838B akan menghasilkan perubahan sinyal digital pada pin OUT yang kemudian dapat dibaca dan diolah oleh program.

LED Infrared sebagai Transmitter
Kalau VS1838B bertugas menerima sinyal, maka bagian transmitter menggunakan LED infrared untuk mengirimkan sinyal kembali. Secara bentuk, LED infrared memang terlihat mirip dengan LED biasa, tetapi cahaya yang dipancarkannya berada pada spektrum infrared sehingga tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia. Dalam rangkaian ini, LED infrared digunakan untuk memancarkan sinyal yang sudah diproses oleh mikrokontroler. Misalnya, ketika mikrokontroler berhasil membaca perintah dari sebuah remote melalui VS1838B, data tersebut dapat diproses kemudian dikirimkan kembali menggunakan LED infrared untuk mengendalikan perangkat elektronik. Karena proses pengiriman membutuhkan LED bekerja dengan pulsa yang cukup cepat dan arus yang sesuai, LED infrared biasanya tidak langsung dibebankan pada GPIO mikrokontroler. Kita membutuhkan komponen tambahan untuk membantu mengendalikan arus tersebut, dan di sinilah MMBT2222A digunakan.
MMBT2222A sebagai Driver LED Infrared
MMBT2222A adalah transistor NPN dalam kemasan SMD yang dapat digunakan sebagai sakelar elektronik untuk mengendalikan LED infrared. Cara kerjanya cukup sederhana, yaitu mikrokontroler memberikan sinyal kontrol ke transistor, kemudian transistor mengatur aliran arus yang melewati LED infrared. Dengan konfigurasi ini, GPIO mikrokontroler cukup digunakan sebagai sinyal pengendali transistor, sedangkan arus yang dibutuhkan LED infrared mengalir melalui jalur transistor. Selain membantu mengurangi beban langsung pada GPIO, penggunaan transistor juga membuat LED infrared lebih mudah dikendalikan menggunakan pulsa cepat yang dibutuhkan dalam komunikasi infrared. Jadi, kalau disederhanakan, mikrokontroler menentukan kapan dan bagaimana sinyal dikirim, MMBT2222A bertugas sebagai sakelar elektronik, dan LED infrared bertugas memancarkan sinyal tersebut.

Alur Receiver dan Transmitter
Setelah memahami fungsi masing-masing komponen, sekarang kita bisa melihat bagaimana semuanya saling terhubung. Pada sisi receiver, sinyal infrared yang berasal dari remote akan ditangkap oleh VS1838B. Sinyal keluaran dari sensor kemudian masuk ke mikrokontroler melalui jalur input atau RX, lalu mikrokontroler mengolah pola sinyal tersebut menjadi data yang bisa digunakan oleh program. Sementara itu, pada sisi transmitter, mikrokontroler menghasilkan sinyal melalui jalur output atau TX yang digunakan untuk mengendalikan MMBT2222A. Transistor kemudian mengatur LED infrared agar memancarkan pulsa infrared sesuai dengan data yang ingin dikirimkan. Kalau dibuat sederhana, alur komunikasinya adalah Remote → VS1838B → RX → Mikrokontroler → TX → MMBT2222A → LED Infrared → Perangkat tujuan. Dari sini terlihat bahwa mikrokontroler menjadi bagian yang menghubungkan kedua sisi tersebut, yaitu menerima sinyal dari receiver, memprosesnya, kemudian mengirimkan kembali sinyal melalui transmitter.
Wiring Rangkaian Infrared Transmitter Receiver
Setelah tahu fungsi tiap komponen, sekarang waktunya masuk ke wiring. Secara umum, VS1838B dihubungkan ke pin input mikrokontroler untuk menerima sinyal, sedangkan MMBT2222A digunakan pada sisi transmitter untuk mengendalikan LED infrared. Jalur dasarnya cukup sederhana, yaitu VCC ke sumber tegangan, GND ke ground, dan pin OUT VS1838B menuju GPIO input. Untuk transmitter, GPIO output digunakan untuk mengontrol MMBT2222A, sementara transistor mengatur LED infrared agar bisa memancarkan sinyal.

Cara Kerja Singkatnya
Saat tombol remote ditekan, VS1838B menangkap sinyal infrared dan mengirimkannya ke mikrokontroler melalui jalur RX. Mikrokontroler kemudian membaca pola sinyal tersebut. Jika ingin mengirimkannya kembali, mikrokontroler menghasilkan sinyal pada jalur TX untuk mengaktifkan MMBT2222A, lalu LED infrared memancarkan sinyal ke perangkat tujuan.
Jadi, gampangnya:
Terima → Baca → Proses → Kirim.
Pengujian Rangkaian
Sebelum digunakan untuk proyek yang lebih kompleks, sebaiknya receiver dan transmitter dites satu per satu. Untuk receiver, arahkan remote ke VS1838B lalu cek apakah sinyal tombol berhasil terbaca oleh mikrokontroler. Sementara untuk transmitter, pastikan LED infrared dapat mengirimkan sinyal dan perangkat tujuan memberikan respons. Jika keduanya sudah bekerja, barulah fungsi IR remote atau IR repeater bisa dikembangkan.
Kesimpulan
Rangkaian infrared transmitter receiver dengan VS1838B dan MMBT2222A sebenarnya cukup simpel. VS1838B bertugas menerima sinyal, mikrokontroler memprosesnya, sedangkan MMBT2222A membantu mengendalikan LED infrared untuk mengirimkan sinyal. Dengan konsep ini, kita sudah punya dasar untuk membuat berbagai proyek seperti remote control berbasis ESP32, IR learning, IR repeater, hingga kontrol perangkat elektronik.
