Trace Width dan Track Clearance PCB: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menentukannya

Dalam proses desain PCB, dua hal yang paling sering menentukan apakah rangkaian akan bekerja dengan stabil atau justru bermasalah adalah trace width (lebar jalur tembaga) dan track clearance (jarak antar jalur). Meski terlihat sederhana, keduanya memiliki dampak besar pada kemampuan jalur menghantarkan arus, menghindari short, serta menjaga keamanan rangkaian. Karena itu, memahami cara menentukan trace width dan clearance yang sesuai adalah langkah penting sebelum PCB dikirim ke proses produksi.

Apa Itu Trace Width pada PCB?

Trace width adalah lebar jalur tembaga yang menghubungkan satu komponen ke komponen lain di PCB. Lebar jalur ini akan menentukan seberapa besar arus yang bisa dilewatkan tanpa membuat jalur panas atau bahkan terbakar. Semakin tinggi arus yang lewat, semakin besar pula trace width yang diperlukan agar jalur tetap aman.

Apa Itu Track Clearance?

Track clearance adalah jarak minimum antar jalur atau antara jalur dengan pad/via/area tembaga lainnya. Clearance ini penting untuk mencegah terjadinya short circuit, terutama ketika tegangan pada rangkaian cukup tinggi. Produsen PCB umumnya memiliki standar minimum clearance misalnya 0.2 mm, 0.15 mm, atau bahkan 0.1 mm untuk PCB presisi tinggi.

Kenapa Trace Width dan Clearance Sangat Penting?

Trace width dan clearance yang tepat akan membantu PCB bekerja lebih stabil. Trace width yang terlalu kecil bisa menyebabkan jalur panas sehingga voltase drop atau jalur putus. Clearance yang terlalu sempit berisiko menyebabkan short, terutama jika ada debu, kelembapan, atau ketidaksempurnaan proses etching. Pengaturan dua hal ini secara benar membantu memastikan PCB aman, tahan lama, dan dapat bekerja sesuai desain.

Cara Menentukan Trace Width yang Tepat

Untuk menentukan trace width, hal yang perlu Anda perhatikan antara lain:

  • Besarnya arus yang mengalir pada jalur.
  • Ketebalan tembaga PCB (1 oz, 2 oz, dan seterusnya).
  • Suhu maksimum yang boleh dicapai jalur.

Umumnya, desainer menggunakan kalkulator trace width seperti IPC-2221 Calculator untuk menentukan lebar jalur yang ideal berdasarkan arus. Semakin besar arus, semakin lebar jalur yang dibutuhkan.

Standar Track Clearance yang Disarankan

Clearance biasanya mengikuti standar IPC-2221, yaitu:

  • Tegangan rendah (di bawah 30 V): clearance 0.1–0.2 mm
  • Tegangan menengah (30–150 V): clearance 0.2–0.6 mm
  • Tegangan tinggi: clearance lebih dari 1 mm

Produsen PCB biasanya memberikan spesifikasi minimal misalnya clearance 0.2 mm untuk produksi normal, dan 0.1 mm untuk high-density PCB.

Rekomendasi Praktis untuk Desainer PCB

Saat mendesain PCB, Anda bisa mengikuti beberapa panduan umum:

  • Gunakan trace width lebih besar untuk jalur daya.
  • Hindari clearance yang terlalu mepet agar lebih aman dari short.
  • Sesuaikan desain dengan kemampuan pabrik PCB tempat Anda mencetak.
  • Lakukan pengecekan menggunakan fitur DRC (Design Rule Check) di software desain Anda.

Butuh Bantuan Mendesain Trace Width dan Clearance?

Jika Anda ingin memastikan desain PCB Anda memenuhi standar trace width dan track clearance yang benar, Anda bisa mengandalkan jasa produksi PCB profesional seperti Raftech. Kami membantu Anda melakukan pengecekan desain dan mencetak PCB dengan presisi, termasuk FR4, multilayer, prototyping cepat, dan layanan tanpa minimum order. Kunjungi website resmi kami https://raftechpcb.com/


Order PCB Mudah & Layanan Fast Response

Anda bisa langsung order lewat raftechpcb.com atau tanya-tanya dulu tentang ukuran, desain, dan harga. Semua produk dikerjakan rapi, teliti dan presisi.

WhatsApp: 0859-6088-3196

Instagram: @raftech_official

TikTok: raftech.id

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *